Zat gizi adalah komponen pembangun tubuh manusia yang dapat diperoleh dari bahan makanan yang berasal dari tanaman dan hewan. Agar pembangunan komponen tubuh ini berjalan dengan baik, pola makan dan kecukupan
Zat-zat gizi harus dipenuhi (Tranggono, 1990). Pengaturan zat gizi untuk tiap-tiap orang pada dasarnya sama, yang harus diperhatikan adalah keseimbangan antara kebutuhan energi dan pemenuhannya. Tetapi yang sering terjadi kita tidak mengetahui berapa kebutuhan dan asupan energi yang seharusnya dikonsumsi. Hal ini juga yang dihadapi oleh hampir semua penggiat olahraga petualangan khususnya Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA). Pengetahuan mereka tentang pemilihan makanan dan minuman yang dapat memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi sangat minim.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola makan dan nilai gizi makanan pada saat mendaki gunung, pengaruh dari aktivitas atau kegiatan mendaki gunung terhadap status gizi anggota PAMOR serta status gizi dari anggota PAMOR itu sendiri, karena diduga status gizi sebagian anggota PAMOR selama melakukan kegiatan mendaki gunung belum ideal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar